Mengapa Tidak Boleh Memberikan Kode OTP ke Orang Lain?

  • rahasia

Pernahkah Kamu mendapatkan SMS yang isinya 4-6 digit kode sewaktu login ke aplikasi atau akan melakukan transaksi? Kode itu namanya adalah One-time password (OTP) atau kode verifikasi.

Kode tersebut sifatnya RAHASIA, cuma berlaku dalam waktu yang singkat, dan sekali pakai. Karena kode OTP ini sangat rahasia, maka sangat disarankan untuk TIDAK MEMBAGIKAN kode OTP ke siapapun.

Belakangan ini sedang marak modus pembobolan akun aplikasi dengan cara membobol menggunakan OTP. Pembobol awalnya akan mencoba login ke akun yang menjadi sasaran. Setelah itu, ketika masuk ke halaman verifikasi yang membutuhkan OTP, maka pembobol akan menelepon si pemilik akun. Dengan dalih bermacam-macam, seringkali korban terperdaya dan memberikan kode OTP yang masuk ke nomor korban lewat SMS. Setelah itu, pembobol akan memasukkan kode verifikasi dan berhasil login ke akun yang dituju. Jika sudah login, pembobol punya kesempatan mengambil data-data korban hingga bisa menguras saldo yang ada di e-wallet (Ovo, Gopay, LinkAja, dll). Selain itu, mereka pun bisa mengubah nomor HP atau email Kamu yang didaftar menjadi akun itu. Bahkan bisa mengganti password utama dengan password baru agar korban tidak bisa login lagi. Ngeri kan ya!

 

Apa jadinya kalau membagikan kode OTP ke orang lain?

Jika Kamu membagikan kode OTP ke orang lain, itu berarti Kamu telah memberikan akses orang tersebut untuk masuk ke akun milikmu. Akibatnya, mereka bisa menyalahgunakan akunmu. Makannya, jangan dibagikan ke orang lain. Seperti halnya PIN ATM yang tak boleh dibagikan ke siapapun, Kode OTP ini juga tak boleh dibagikan ke siapapun.

 

Sayangnya, banyak sekali warga Indonesia yang belum mengerti arti penting kode OTP ini. Maka dari itu, banyak sekali orang-orang yang telah tertipu dengan kedok menelepon korban dan menanyakan kode OTP atau kode verifikasi melalui telepon. Apalagi biasanya penelepon juga memberikan iming-iming berupa hadiah, informasi bohong bahwa korban berhasil memenangkan undian, maupun penawaran menarik lainnya. Sehingga orang-orang yang tidak tahu dengan tipu muslihat tersebut, akan percaya begitu saja dan memberikan kode OTP tersebut.

 

Belakangan ini, kasus pembobolan akun juga paling banyak terjadi pada pengguna aplikasi Gojek. Untuk login ke dalam akun Gojek, hanya diperlukan untuk memasukkan nomor HP. Kemudian sebagai ganti password, pihak Gojek akan mengirimkan kode OTP/verifikasi melalui SMS. Setelah itu, pembobol akan menelepon korban pemilik akun dan menanyakan kode OTP dengan berbagai cara. Jika sudah mendapatkan kodenya, pembobol berhasil login dan bisa menguras saldo Gopay yang ada di akun Gojek korban.

 

Tidak login, tapi ada kode OTP masuk?

 

Jika Kamu mendapatkan SMS OTP masuk, namun Kamu tak merasa login ke akunmu berarti ada seseorang yang sedang mencoba membobol akunmu. Tapi tenang, Kamu tak perlu khawatir. Sepanjang kode OTP tidak Kamu berikan, maka akunmu juga akan aman-aman saja. Asalkan tidak memberikan kode OTP-nya dengan alasan apapun, maka akunmu pun masih akan terjaga keamanannya.

 

Ingin login namun kode OTP tidak masuk?

 

Seringkali ketika akan login ke suatu akun, namun diminta untuk memasukkan kode OTP tapi setelah ditunggu ternyata kode OTP tersebut tidak masuk ke nomor Kamu. Lalu apa yang salah? Pertama, cek dulu apakah nomor yang Kamu gunakan untuk membuat akun tersebut masih Kamu gunakan atau tidak. Seringkali, nomor yang dipakai untuk mendaftar pada akun tersebut sudah tidak digunakan lagi atau tidak aktif. Sehingga Kamu tidak bisa menerima kode OTP untuk login ke akunmu. Kedua, coba lagi untuk menekan tombol permintaan kode kembali. Biasanya jika ada gangguan server, seringkali kode OTP tidak masuk ke nomormu. Maka kamu bisa meminta untuk ulang kode OTP untuk dikirim ke nomormu.

Jika kamu menerima dua kali kode OTP, maka masukkan kode OTP yang terakhir kali Kamu terima.

 

Ingat yaa, kode OTP itu cukup Kamu yang tahu. Jangan dibagikan ke siapapun. Demi keamanan akunmu dan terhindar dari pembobolan akun.