Dasar Dasar SMS Marketing

  • brosur, pamflet, hingga baliho

Banyak sekali jenis strategi pemasaran yang digunakan untuk meningkatkan bisnis. Mulai dari strategi pemasaran konvensional seperti iklan di TV atau radio, hingga strategi pemasaran tradisional seperti melalui brosur, pamflet, hingga baliho. Belakangan ini juga sedang populer pemasaran lewat digital. Seperti pemasaran melalui email, media sosial dan internet.

Namun tahukah kamu bahwa ada strategi pemasaran lainnya yang bisa Anda coba?

Salah satu strategi pemasaran yang saat ini masih efektif digunakan adalah SMS Marketing. Melalui SMS Marketing ini, Anda bisa mengirimkan materi-materi promosi kepada calon customer maupun customer lama Anda. Apalagi dengan SMS Marketing ini, biaya pemasaran bisa lebih murah tidak seperti biaya iklan di TV maupun media sosial.

 

Selain itu banyak keuntungan lain ketika menggunakan SMS Marketing ini. Diantara keuntungan penggunaan SMS Marketing itu, seperti :

 

  • Lebih menghemat budget pemasaran
  • Tidak butuh konten iklan yang rumit (hanya berbentuk teks)
  • Hasil iklan dan dilacak dan diukur
  • Bisa di-deliver ke banyak orang dalam waktu singkat
  • Tidak semua masyarakat Indonesia bisa mengakses internet 24 jam, namun bisa menerima SMS 24 jam

 

Namun sepertinya tidak banyak pelaku bisnis yang mengetahui keuntungan dari SMS Marketing itu sendiri. Padahal, promosi dengan SMS Marketing bisa menjadi cara lain untuk menghasilkan leads penjualan yang berpotensi untuk meningkatkan konversi. Jika Anda menggunakan SMS Marketing, Anda bisa menarget nomor calon customer baru maupun menarget customer lama yang sebelumnya pernah melakukan purchase. Anda pun bisa menggunakan SMS Marketing ini untuk berbagai macam tujuan. Mulai dari mengirimkan pesan promosi, menginformasikan produk baru atau diskon, hingga memberikan penawaran khusus untuk loyal customer.

 

Sayangnya banyak orang yang menganggap SMS Marketing ini terkesan kuno dan ketinggalan jaman. Ditengah teknologi internet yang kian pesat saat ini, SMS dianggap media komunikasi yang ketinggalan jaman. Namun untuk masyarakat Indonesia, SMS masih menjadi media komunikasi andalan karena mereka tidak selalu memiliki akses ke internet 24 jam. Sedangkan untuk menerima SMS, orang tidak perlu memiliki akses internet. Cukup bermodalkan HP dan nomor saja, mereka bisa menerima SMS Marketing. Apalagi open rate SMS Marketing mencapai 98%. Itu artinya, pesan yang dikirimkan kemungkinan besar akan dibaca oleh penerima.

 

Lalu apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memulai menggunakan SMS Marketing untuk bisnis Anda?

 

1. Persiapkan Kontak SMS Marketing

 

Sebelum menjalankan kampanye melalui SMS Marketing, Anda harus membuat daftar kontak SMS Marketing terlebih dahulu. Kontak yang masuk dalam daftar SMS Marketing bisa menggunakan daftar kontak customer yang pernah melakukan purchase maupun calon customer yang ingin Anda target ulang.

 

Semakin spesifik daftar kontak yang Anda buat, semakin sukses pula strategi SMS Marketing yang Anda jalankan. Usahakan untuk membuat daftar kontak yang sesuai dengan target market Anda. Sehingga kemungkinan untuk mendatangkan leads dari SMS Marketing itu juga besar.

 

2. Gunakan Kaidah One Single Message 

 

Jangan sampai informasi yang Anda tawarkan terlalu banyak hingga membingungkan si penerima pesan. Dengan kaidah One Single Message, meminimalisir kebingungan dan pesan yang disampaikan lebih efektif.

 

One single message ini adalah kaidah penulisan dengan hanya memasukkan satu informasi penting saja pada pesan yang akan dibuat. Sehingga pesan tersebut bisa tertanam di benak penerima. Contoh dari one single message ini adalah ketika Anda ingin memberikan diskon mobil bekas 50%, maka Anda hanya perlu memasukkan poin penting diskon 50% saja. Tidak perlu menambahkan detail lainnya jika ingin pesan yang Anda sampaikan lebih mudah diingat penerima. Cukup tambahkan informasi kontak yang bisa dihubungi lebih lanjut.

 

3. Call to Action

 

Penting sekali untuk memberikan Call to Action di setiap promosi. Dengan adanya Call to Action ini, penerima pesan akan tau apa yang seharusnya dia lakukan.

 

Contoh Call to Action:

Beli sekarang sebelum kehabisan!

Ambil diskon ini segera!

Hubungi 081 234 567 untuk sisa kuota!

 

Call to action ini menjadi kunci dalam setiap konten pemasaran. Jika tidak ada Call to Action (CTA), biasanya penerima pesan akan mengabaikan promosi yang dia terima. Namun ketika ada CTA, mereka lebih tergerak untuk bertindak.

Itulah beberapa dasar-dasar SMS Marketing yang bisa Kamu terapkan sebelum memulai menjalankan SMS Marketing untuk kebutuhan bisnis Anda.